Part 1
atau kepanjangan dari Programmable Logic Control adalah komputer kompak yang banyak digunakan di dunia industri terutama untuk pengendalian mesin2 otomasi. Konsol ini berbentuk kompak dengan adanya port input-output untuk menggerakkan aktuator mesin. Untuk sumber tegangannya konsol ini dapat menerima tegangan AC dan DC tergantung spesifikasi yang dibeli nanti.Dalam segi bentuk PLC dibagi dalam 3 bentuk:
1. Compact
Power supply untuk PLC dan jaringan input-output menjadi satu sehingga jika membeli PLC yang sejenis ini tidak perlu menyediakan power supply lagi. Kelemahannya jika input - output kita kurang, kita harus membeli expansion slot sesuai kebutuhan kita dan kalau rusak satu i/o harus diambil satu konsol tsb.
2. Slot
PLC jenis ini dapat dikatakan sebagai PLC modular karena dalam PLC ini power supply slot input-output dipisahkan. Keuntungannya kalo ada salah satu yang rusak ( power supply atau i/o slotnya bisa diganti) tanpa mengganggu slot yang lain.
3.Rack
PLC ini digunakan untuk industri yang full automated. Biasaya I/O untuk PLC ini diatas 300 I/O dan bentuknya sudah dalam bentuk rak.
Prinsip pemograman PLC dapat dikatakan sederhana karena dasarnya adalah logika OR dan AND. Untuk penulisannya ada beberapa cara, yaitu:
1. Mnemonic
pemograman jenis ini menggunakan basis data string dan numerik. Jenis penamaan ini merupakan jenis penamaan pertama kali pada saat konsol ini diciptakan. Kelemahannya adalah lebih sulit untuk merevisi program karena kita harus mengetahui baris posisi program yang akan diubah.Jika kita salah mengubah, kemungkinan besar PLC tidak dalam menjalankan programnya.
contoh : IN 00001, OUT 20001.
2. Ladder
Cara pemograman ini saat ini yang banyak digunakan di banyak program PLC. Keuntungan menggunakan cara ini adalah kita bisa mengetahui alur kerja program kita.
3. FBD ( Function Blok Diagram)
adalah jenis pemograman dengan sistem blok. Blok yang ada merupakan sebuah sub-program yang sudah dibuat sebelumnya. Keuntungannya jika kita mau merubah alur kerjanya tinggal merubah blok2 yang ada. Biasanya digunakan untuk menjaga kerahasian program pada suatu mesin pabrik sehingga sulit untuk dikopi. Tiap blok yang ada dapat dikunci dengan password yang berbeda2.
atau kepanjangan dari Programmable Logic Control adalah komputer kompak yang banyak digunakan di dunia industri terutama untuk pengendalian mesin2 otomasi. Konsol ini berbentuk kompak dengan adanya port input-output untuk menggerakkan aktuator mesin. Untuk sumber tegangannya konsol ini dapat menerima tegangan AC dan DC tergantung spesifikasi yang dibeli nanti.Dalam segi bentuk PLC dibagi dalam 3 bentuk:
1. Compact
Power supply untuk PLC dan jaringan input-output menjadi satu sehingga jika membeli PLC yang sejenis ini tidak perlu menyediakan power supply lagi. Kelemahannya jika input - output kita kurang, kita harus membeli expansion slot sesuai kebutuhan kita dan kalau rusak satu i/o harus diambil satu konsol tsb.
2. Slot
PLC jenis ini dapat dikatakan sebagai PLC modular karena dalam PLC ini power supply slot input-output dipisahkan. Keuntungannya kalo ada salah satu yang rusak ( power supply atau i/o slotnya bisa diganti) tanpa mengganggu slot yang lain.
3.Rack
PLC ini digunakan untuk industri yang full automated. Biasaya I/O untuk PLC ini diatas 300 I/O dan bentuknya sudah dalam bentuk rak.
Prinsip pemograman PLC dapat dikatakan sederhana karena dasarnya adalah logika OR dan AND. Untuk penulisannya ada beberapa cara, yaitu:
1. Mnemonic
pemograman jenis ini menggunakan basis data string dan numerik. Jenis penamaan ini merupakan jenis penamaan pertama kali pada saat konsol ini diciptakan. Kelemahannya adalah lebih sulit untuk merevisi program karena kita harus mengetahui baris posisi program yang akan diubah.Jika kita salah mengubah, kemungkinan besar PLC tidak dalam menjalankan programnya.
contoh : IN 00001, OUT 20001.
2. Ladder
Cara pemograman ini saat ini yang banyak digunakan di banyak program PLC. Keuntungan menggunakan cara ini adalah kita bisa mengetahui alur kerja program kita.
3. FBD ( Function Blok Diagram)
adalah jenis pemograman dengan sistem blok. Blok yang ada merupakan sebuah sub-program yang sudah dibuat sebelumnya. Keuntungannya jika kita mau merubah alur kerjanya tinggal merubah blok2 yang ada. Biasanya digunakan untuk menjaga kerahasian program pada suatu mesin pabrik sehingga sulit untuk dikopi. Tiap blok yang ada dapat dikunci dengan password yang berbeda2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar