Tulisan iseng !

Sebenarnya saya hanya anak kos-kosan alias mahasiswa rantau yang sedang berjuang demi cita-cita dan masa depan yang lebih cemerlang serta siap menerjang rintangan hingga maut menjelang.. -,-" fiuh~
Semoga cita-cita saya terkabul.. amin.

Laman

Jumat, 17 Juni 2011

PNEUMATIC dan HYDROLIC

Pneumatic sebenarnya merupakan salah satu cabang dari banyaknya ilmu tehnik.
Pneumatic System sendiri bisa didefinisikan sebagai ilmu tentang udara yg terkompresi yg dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gerakan mekanik.
Sedikit berbeda dengan Hydrolic, dimana hydrolic menggunakan media OLI / OIL / MIYAK sebagai media yg dimampatkan (dikompresi), sendangkan Pneumatic menggunakan media angin
.


Perbedaan mendasar PNEUMATIC vs HYDROLIC :

PNEUMATIC
- menggunakan angin yg dimampatkan, sumbernya dari KOMPRESSOR angin
- untuk aplikasi low pressure (tekanan rendah) maksimal 10bar / 1Mpa
- clean, bersih karen menggunakan angin

HYDROLIC
- menggunakan oli yg dimampatkan, sumbernya dari POWER PACK atau pompa oli
- untuk aplikasi yg membutuhkan high pressure (tekanan tinggi) sampai ratusan bahkan ribuan bar pun bisa. Contoh pada lifter (forklift, dongkrak, dll).
- area hydrolic cenderung kotor krn minyak untuk penggerak hydrolik itu sendiri 

APLIKASI
Untuk sekarang ini aplikasi pneumatic system sangat luas. pada umumnya pneumatic selalu ada dalam setiap proses otomasi dalam hampir semua bidang industri, berdampingan dengan electronica sebagai controlernya.
Sehingga sering kali disebut ELECTRO PNEUMATIC.


Komponen:
Komponen2 dari pneumatic meliputi, semua komponen yg dilalui angin setelah kompressor (air source)
- air filter
- air cooller
- air driyer
- control valve, termasuk di dalamnya, mechanical dan solenoid valve
- actuator / air cylinder
- pressure & flow control
- etc 

Video untuk Pneumatic :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar